Jenis Jenis Ikan Lele Yang Biasa Dibudidayakan

Posted on

ikan lele

Ikan Lele – Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sangat digemaari oleh masyarakat, dengan ciri tubuh memanjang, kulit yang licin dan terdapat sungut yang terletak di sekitar mulutnya. Ikan keli banyak ditemukan di benua Afrika dan Asia. ikan lele tidak pernah ditemukan di air payau atau air asin meskipun ikan lele dikenal dapat bertahan dengan keadaan kondisi lingkungan yang ekstrim atau bahkan dengan kondisi lingkungan yang airnya memiliki kadar amoniak yang tinggi. Habitatnya asli ikan lele berada di sungai dengan arus air yang perlahan atau sedikit tenang, rawa, telaga, waduk, dan sawah yang tergenang air. ikan lele bersifat nocturnal, yaitu aktif bergerak mencari makanan pada malam hari. Ketika musim penghujan, ikan lele biasanya akan memijah pada siang hari.

Ikan lele mampu bertahan terhadap kondisi lingkungan yang memiliki kualitas air kurang baik, Pada kondisi kolam dengan keadaan padat tebar yang tinggi dan kandungan oksigen yang sangat minim pun, lele masih dapat bertahan hidup. Namun, meskipun lele dapat bertahan hidup dengan kondisi lingkungan yang kurang baik tentunya pertumbuhan ikan ini pun dapat terganggu. Biasanya jika dibiarkan terus seperti itu ketika kita melakukan budidaya ikan lele tentunya kita akan sangat rugi mengingat selain memiliki sifat nocturnal ikan lele juga memiliki sifat kanibal yaitu sifat yang mampu memangsa sesama jenis dan mengakibatkan tingkat mortalitas yang tinggi. pertumbuhan dan perkembangan ikan lele akan lebih cepat dan sehat jika dipelihara dari sumber air yang cukup bersih, seperti sungai , mata air, saluran irigasi ataupun air sumur.

Dalam soal makan, lele dikenal sebagai ikan yang sangat rakus. Asal lele tidak stress, hampir semua pakan yang diberikan akan dilahap dengan sangat cepat. Pertumbuhan yang sangat cepat ini merupakan salah satu nilai lebih dalam budidaya ikan lele. Karena hanya dalam waktu dalam 2-3 bulan ikan lele mampu untuk dipanen bahkan ada yang mampu panen dalam jangka waktu 1,5 bulan atau 45 hari dengan ukuran 12ekor/kg untuk dijual ke pasar ataupun warung pecel lele, hal tersebut dapat dilakukan asalkan benih ikan lele memiliki kualitas yang unggul serta ada teknik khusus yang dilakukan untuk panen ikan lele dalam waktu yang sesingkat itu.

Berikut jenis jenis ikan lele yang dapat dibudidayakan:

  • Ikan Lele Lokal atau Ikan Lele Kampungikan lele lokal

Di Indonesia ikan lele lokal atau ikan lele kampung mempunyai beberapa nama daerah, antara lain : ikan kalang (Padang), ikan keli (palembang), ikan maut (gayo, Aceh), ikan petet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makasar), ikan cep (Bugis), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah). Sedang di negara lain dikenal sengan nama mali (Afrika), plamond (Thailand), Ikan keli (Malaysia), gura magura (Srilangka), catretrang (Jepang). Dalam bahasa inggris disebut pula Catfish, Siluroid, Mudfish, dan Walking catfish.

  • Ikan Lele Dumboikan lele dumbo

Dulu ikan lele dumbo menjadi primadona bagi para pembudidaya ikan lele, karena lele dumbo memiliki pertumbuhan yang cepat dan ukuran tubuh yang relatif besar. Hal tersebut lah yang membuat lele dumbo menjadi primadona dari budidaya ikan lele. Ikan lele dumbo merupakan hasil dari kawin silang antara lele asal Taiwan yang bernama latin Clarias Fuscus dengan lele asal dataran Afrika (Clarias Mosambicus), tujuan kawin silang tersebut tentunya untuk melahirkan jenis ikan lele yang yang mampu tumbuh dengan cepat.

  • Ikan Lele Phytonikan lele phyton

Ikan lele Phyton – ini mempunyai ciri fisik mulutnya kecil, kepala pipih dan memanjang seperti ular phyton. Gerakannya lincah dan cukup tangguh terhadap serangan penyakit yang berasal dari virus dan bakteri. Jika dilihat segi rasa, jenis ikan lele ini juga tak kalah enak bahkan hampir mendekati kualitas lele lokal. Ikan lele phyton merupakan ikan lele yang dihasilkan dari sistem kawin silang. Ikan jenis ini dihasilkan dari kawin silang antara ikan lele thailand betina dengan lele lokal jantan.

  • Ikan Lele Sangkuriangikan lele sangkuriang

Selain ikan lele dumbo, Ikan lele sangkuriang merupakan ikan lele unggulan yang dapat dibudidayakan dan sempat menjadi primadona juga. Ikan lele jenis ini dilahirkan dari hasil kawin silang dari rekayasa genetik yang dilakukan oleh BBPAT yang agak rumit. Ikan lele Sangkuriang pertama diperoleh dari silang balik dari ikan lele dumbo jantan F6 dengan ikan lele dumbo betina F2. Lalu pada proses kawin silang tersebut menghasilkan ikan lele F2-6 dan dikawin silang lagi dengan ikan lele dumbo F2. Ikan lele jenis ini mempunyai nilai keunggulan yaitu pertumbuhan yang bahkan lebih cepat bila dibandingkan dengan ikan lele dumbo lainnya.

  • Ikan Lele Mutiaraikan lele mutiara

Untuk melahirkan ikan lele mutiara membutuhkan proses yang panjang dan tak kalah rumit dengan proses melahirkan ikan lele sangkuriang. Karena untuk melahirkan ikan lele jenis ini setidaknya dibutuhkan ikan lele sangkuriang, lele phyton, lele dumbo lokal, dan lele mesir, yang sudah diseleksi. Dari hasil kawin silang tersebut menghasilkan ikan lele mutiara yang dapat tumbuh dengan cepat.

  • Ikan Lele Masamoikan lele masamo

Ikan lele masamo – diproduksi oleh PT Matahari Sakti (MS) Mojokerto, Jawa Timur. Lele masamo dihasilkan berdasarkan pengumpulan sifat berbagai plasma nutfah lele dari berbagai negara. Ikan lele masamo memiliki keunggulan bila dibandingkan ikan lele lainnya seperti, bertubuh besar, rakus makan tapi tetap efisien, tingkat keseragaman atau sama rata lebih tinggi, tidak gampang stress, lebih tahan terhadap penyakit, sifat kanibalisme lebih rendah dan sifat induk yang memiliki tingkat penetasan atau produktivitas telur yang tinggi. Dulu, pada waktu generasi pertama tingkat kanibalisme lele masamo masih tergolong tinggi, namun setelah dilahirkan beberapa generasi tingkat kanibalisme tersebut sudah lebih rendah.

Baca juga artikel tentang:

Jenis Jenis Ikan Lele Yang Biasa Dibudidayakan
5 (100%) 4 votes