Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Hias Manfish Untuk Pemula

Posted on

Cara Budidaya Ikan Manfish – Manfish termasuk ikan hias yang mudah dikembangbiakan karena cukup sering bertelur. Secara umum budidaya manfish  tidak membutuhkan lahan yang luas, bahkan dapat dilakukan dalam aquarium atau paso dari tanah, sehingga tidak membutuhkan investasi besar untuk budidayanya.
Kerumitan budidaya manfish terutama ketika masih berasa pada fase larva, karena membutuhkan ketelitian terutama masalah kualitas air dan pemberian pakan yang tepat. Karena hal tersebut tak jarang banyak pembudidaya ikan yang gagal pada fase larva. Namun hal tersebut bukanlah masalah yang begitu besar asalkan kita dapat mengontrol kualias air pada akuarium wadah pemeliharaan larva ikan manfish.

Persiapan Wadah Pemijahan

Wadah untuk pemijahan ikan  manfish berupa akuarium berukuran P.80XL.40xT.40 cm dengan ketinggian air 30 cm. Persiapan wadah  memerlukan peralatan yaitu busa untuk menyikat dinding dan selang air.

Cara kerjanya: Aquarium dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunaan busa. Kemudian dibilas dan ditiriskan  Setelah dibersihkan aquarium diisi air hingga ketinggian 30 cm. Kemudian diendapkan selama 1 hari (24 jam).

Seleksi Induk

Induk Jantanindukan Jantan ikan manfish

  • Ukuran relatif lebih besar dari induk betina
  • Dilihat dari atas perut pipih atau ramping
  • Bentuk kepala agak besar
  • Antara mulut ke sirip punggung berbentuk cembung

Induk Betinaindukan Betina ikan manfish

  • Ukuran relatif lebih kecil dari induk jantan
  • Dilihat dari atas perut besar atau menonjol
  • Kepala lebih kecil
  • Antara mulut ke sirip punggung garis lurus

Pemijahan

Sebelum melakukan pemijahan ikan manfish, perlu dilakukan persiapan wadah dan seleksi induk yaitu sebagai berikut :

  1. Siapkan akuarium yang berukuran P.80xL.40xT.40 cm, kemudian bersihkan akuarium sampai bersih
  2. Isi akuarium dengan ketinggian air 30 cm dan diberi aerasi. Endapkan air selama 1 hari (24 jam).
  3. Setelah itu masukan substrat berupa pralon ke dalam akuarium yang telah dipersiapkan sebelumnya
  4. Seleksi induk

Induk yang siap pijah harus memenihi syarat sebagai berikut :pemijahan indukan manfish

  1. Induk berumur 7 bulan
  2. Selalu iring-iringan
  3. Perut induk manfish betina membesar.
  4. Genital betina terlihat menonjol.
  5. Induk manfish akan dipijahkan di akuarium dengan perbandingan 1:1. Sepasang induk manfish dimasukan didalam akuarium dengan ukuran P.80xL.40xT.40 cm dengan tinggi air 30 cm dan di beri substrat berupa pralon. Kegunaan pralon adalah untuk menempelkan telur-telur  manfish. Sepasang manfish yang akan bertelur akan berenang mengelilingi tempat pemijahan. Induk betina dan jantan saling bekerja sama untuk membersihkan permukaan pralon,  setelah bersih jantan akan mendampingi betina berenang dan akhirnya betina menempelkan telur-telur secara beraturan di tempat penempel telur (pralon). Setelah betina sudah menaruh telurnya, induk jantan pun berenang ke atas ke bawah secara bergantian untuk menyemprotkan sperma ke telur yang telah induk betina keluarkan. Proses itu pun dilakukan berulang kali hingga telur terbuahi.

Pemeliharaan Larva

Setelah induk manfish bertelur segera pisahkan induk dengan telurnya karena jika tidak langsung dipisahkan induk manfish akan menelan lagi telur-telurnya. Pada akuarium pemeliharaan larva diberi Methylene Blue agar telur tidak terserang jamur dan diisi air 7-10 cm. Pemberian MB diberikan sampai benih berumur 14 hari.

Telur manfish akan menetas selama 2-3 hari. Setelah menetas larva tidak diberi makan karena di tubuh larva masih tersisa cadangan makanan. Larva maanvis akan berenang saat berumur 4-5 hari. Saat larva manfish sudah dapat berenang, berarti cadangan makanan pun sudah habis.

Larva manfish dapat di beri makan saat larva manfish mulai berenang. Pakan yang diberi merupakan pakan alami berupa artemia ataupun kutu air. Larva di beri pakan kultur artemia ataupun kutu air sampai larva berumur 3 minggu. Setelah larva berumur lebih dari 3 minggu larva sudah dapat diberi pakan cacing sutra.

Cara pembuatan kultur artemia adalah sebagai berikut:budidaya artemia

Alat dan Bahan:

  1. Ember
  2. Selang aerasi
  3. Garam
  4. Bibit artemia

Cara Kerja:

  • Siapkan ember berisi air sebanyak 2 liter dan diberi aerasi.
  • Masukan garam kurang lebih 5 sendok makan.
  • Setelah garam larut masukan bibit  artemia sebanyak 2 sendok/ember air.
  • Lalu Masukan Selang aerasi kedalam ember.
  • Bibit artemia akan menetas setelah  24 jam.

Pendederan

Pendederan manfish dilakukan saat berusia 3 minggu. Yang  dilakukan pertama-tama adalah siapkan akuarium yang berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketingian air 25-30 cm terlebih dahulu untuk memindahkan benih manfish yang akan didederkan.

Kemudian akuarium diisi air yang sudah diendapkan 1 hari (24 jam). Pindahkan benih manfish ke akuarium lain yang sudah disiapkan sebelumnya, tetapi saat menaruh benih ikan manfish ke dalam akuarium harus disortir terlebih dahulu agar ukuran seragam. Pakan yang diberikan untuk benih maanvis adalah cacing sutra

Pembesaranbenih ikan manfish

Pembesaran manfish dilakukan di akuarium yang berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketingian air 30-35 cm. Benih yang berumur 1 bulan dimasukkan dalam akuarium dengan kapasitas 250 ekor dan diberi aerasi sedang. Benih yang berumur 1 bulan diberi pakan cacing sutra.

Pergantian air pada saat pembesaran setiap 3 hari sekali secara rutin. Pembesaran tersebut dilakukan selama 2 minggu. Setelah 2 minggu, saat umur benih 1,5 bulan. Benih dipindahkan di akuarium yang berbeda. Akuarium tersebut berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketinggian air 30 cm.

Berikut adalah Sampling Benih ikan manfish:

Berikut adalah alat dan data sampling pada proses pembesaran manfish sejak umur 1 bulan hingga 3,5 bulan, terdiri dari timbangan digital dan mistar dan hasil sampling pertumbuhan benih manfish:

sampling benih

Contoh Tebel Sampling benih

Sampling Jumlah Umur Panjang Berat
Sampling  I 1 ekor 17 hari 8 mm 0,0182 gr
Sampling  II 1 ekor 28 hari 2 cm 0,16 gr
Sampling III 1 ekor 42 hari 2,5 cm 0,33 gr
Sampling IV 1 ekor 52 hari 3,5 cm 0,75 gr

 

Manajemen Pemberian Pakan

Manfish diberi makan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.  Pada pagi hari pakan diberikan sekitar pukul 08.00 dan sore hari pukul 16.00. Pakan yang di berikan adalah sebagai berikut:cacing sutra

  1. Larva manfish yang berumur 10 hari diberi pakan artemia sebanyak 60 ml/akuarium.
  2. Larva manfish yang berumur 2 minggu di beri pakan artemia sebanyak 120 ml/akuarium.
  3. Larva manfish yang berumur 1 bulan pakan cacing sutra 6 gram.
  4. Induk manfish manfish manfish diberi pakan cacing sutra 10 gram.
  5. Pasangan induk manfish yang sedang memijah di beri pakan jentik nyamuk agar cepat matang kelamin.

Pengelolan Kualitas Air

Beberapa hal yang diperhatikan dalam pengelolaan kualitas air untuk keberlangsungan hidup maanvis adalah sebagai berikut :

  1. Persiapan air yang sudah diendapkan selama 24 jam di aquarium.
  2. Penyiponan kotoran ikan setiap pagi dan sore hari untuk menghindari amoniak yang berlebihan
  3. Pergantian air setiap 3 hari sekali secara rutin.

Berikut adalah data kualitas air yang dari tempat  pemeliharaan maanvis:

Contoh Tabel Kualitas Air

             Tempat        Suhu         pH DO (ppt)
Aquarium Induk 27,45oC 6,25 5,15
Aquarium pemijahan 28,30OC 6,36 5,35
Aquarium benih 27,50OC 6,40 5,20

 

Penanggulangan Penyakit

Penyakit yang menyerang manfish adalah fin rot. Penyakit ini banyak menyerang ikan-ikan yang mempunyai sirip panjang seperti manfish. Penyakit ini dapat disebabkan oleh bakteri Flexibacter collumnaris atau virus yang hadir karena media yang kotor.

Serangan penyakit ini akan semakin parah bila kondisi ikan kurang baik, kurang pakan, cuaca buruk karena suhu turun atau naik, kerusakan fisik karena kesalahan dalam kepadatan ikan yang terlalu tinggi. Tanda dari penyakit ini yaitu sirip pecah-pecah, buntung atau geripis, dan bagian tepi sirip menjadi putih.

Pada tingkat lanjut terjadi pendarahan pada sirip. Pengobatan dengan di beri Acrivalvine dengan dosis 0,3 mg/l, perendaman selama 30 menit, tetapi pengobatan yang dilakukan di pusat budidaya perikanan (pusdakan) dengan cara wadah pemaliharan/aquarium di beri garam.

Pemanenan

Pemanenan manfish hanya dilakukan pada saat adanya konsumen yang akan membeli.

Ada beberapa tahap pemanenan yaitu :

  1. Mengkondisikan ikan dalam keadaan lapar agar menghindari ikan mabok/kekurangan oksigen
  2. Waktu pamanenan dilakukan pada pagi/sore hari dengan tujuan agar suhu perairan tidak terlalu panas
  3. Siapkan alat-alat pemanenan yaitu ember dan saringan
  4. Serok ikan dengan serokan lalu sortir ikan sesuai kriteria ikan yang layak dijual
  5. Setelah proses penyortiran selesai, masukan ikan dalam ember, lalu bawa ikan ke ruang pengemasan.

Packing

Alat dan bahan yang digunakan dalam proses pengemasan meliputi seser, kantung plastik ukuran 80cmx50cm, bak, karet gelang, tabung oksigen, dan selang oksigen.

Tahap pengemasan yaitu :

  1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam proses pengemasan
  2. Isi kantong plastik dengan air yang sudah diendapkan
  3. Masukan ikan yang telah ditangakap ke dalam kantong plastic
  4. Masukan selang oksigen kedalam kantong plastik, kemudian putar bagian atas oksigen sampai kantong plastik terisi oksigen.
  5. Lepaskan secara perlahan selang oksigen agar udara yang berada di dalam kantong plastik tidak keluar.
  6. Ikat kantong plastik dengan karet gelang.

Cukup mudah bukan cara melakukan budidaya ikan manfish? gimana apa kalian berminat untuk melakukan budidaya ikan manfish? hehehe

 

Baca juga artikel tentang:

Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Hias Manfish Untuk Pemula
5 (100%) 4 votes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *