16 Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Tanah Untuk Pemula

Diposting pada

16 Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Tanah Untuk Pemula – Ikan lele, siapa orang Indonesia yang tidak mengenal jenis ikan air tawar yang satu ini, selain rasanya yang enak harganya pun cukup terjangkau, ikan lele sendiri sudah banyak di budidayakan di Negara Indonesia ini, mulai dari lele jumbo, lele sangkurian hingga jenis ikan lele yang laiinnya.

Untuk cara budidaya nya sendiri kalian dapat melakukannya di brbagai tempat dan lahan yang kalian miliki, baik itu di dalam kolam tembok maupun di dalam bak kolam tanah.

Nah bagi kalian yang ingin ikutan untuk mencoba membudidayakan jenis ikan yang satu ini tapi masih bingung dengan jenis ikan lele mana yang bagus untuk di budidayakan dan juga masih bingung ataupun tidak tahu dengan caranya, kalian tidak perlu khawatir karena tim semuaikan.com kali ini akan berbagi sedikit pengetahuan yang semoga saja bisa menjadi bahan referensi bagi kalian. Langsung saja kita simak cek ke tkp.

16 Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Tanah yang Baik dan Benar

16 Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang

  1. Jenis-jenis ikan lele yang bisa dibudidayakan

Dari sekian banyak jenis ikan lele yang ada di Indonesia tidak semuanya dapat dibudidayakan, baik budidaya skala rumahan maupun skala komersial, jenis ikan lele yang dibudidayakan untuk tujuan komersial sendiri harus memenuhi syarat- syarat tertentu.

Misalnya memiliki nilai jual dengan ekonomis yang tinggi, tahan terhadap penyakit, jenis lele unggulan, dan masih banyak hal lain sebagainya, secara umum di Negara Indonesia sendiri terdapat dua spesies ikan lele yang banyak dikembangkan oleh peternak lele, dimana salah satunya adalah ikan Lele sangkuriang ini.

  1. Persiapan lahan untuk membuat kolam lele sangkuriang

Kolam tanah merupakan tempat budidaya ikan lele dimana pembuatan nya sendiri terbilang cukup mudah, perlu diingat dinding dan lantai kolam tidak dialasi dengan lapisan apapun, untuk mencapai keberhasilan dalam membudidayakan lele sangkuriang, ketika kamu akan membuat kolam tanah kamu juga harus memperhatikan kondisi pada lingkungan, termasuk dengan tekstur tanah, ketersediaan air dan faktor- faktor lainnya yang dapat mempengaruhi si ikan.

  1. Ukuran ideal kolam lele sangkuriang

Jika lahan dan jenis tanah yang telah dianalisa dikira sudah cocok dan sesuai dengan kriteria serta terdapat sumber air yang cukup, barulah kalian membuat kolamnya, untuk ukuran luas kolam tanah untuk ikan lele sangkuriang idealnya adalah 9- 12 m2.

Ukuran panjang dan lebarnya dapat kamu sesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan lahan yang kamu miliki, kedalaman pada kolam tanah sebisa mungkin dibuat lebih dari 1 m, yaitu 1,3m hingga  1,5m, maka dengan demikian ketinggian air kolam dapat ideal, yaitu antara 90 hingga 120 cm, sebab ikan lele sangkuriang menyukai perairan yang dalam dan juga tenang.

  1. Pengolahan dan pengeringan kolam lele sangkuriang

Setelah kolam tanah untuk tempat budidaya ikan lele sangkuriang telah selesai kamu buat, kolam harus dikeringkan terlebih dahulu, pengeringan ini bertujuan agar mematikan organisme patogen yang menjadi penyebab penyakit didalam kolam.

Lama pengeringan bisa tergantung pada cuaca, bisa 5 hingga 10 hari, jika tanah pada dasar kolam sudah terlihat mulai ada bekas retak- retak maka pengeringan pada kolam tersebut sudah selesai.

  1. Pengapuran didalam kolam lele sangkuriang

Tujuan dari pengapuran pada kolam ini adalah untuk menyeimbangkan pH kolam serta juga sangat bermanfaat untuk meminimalisir mikroorganisme patogen yang ada di dalam tanah, caranya dengan menaburkan kapur secara merata didasar kolam, kemudian tanah di dasar kolam dicangkul kembali agar kapur bercampur merata dengan tanah.

  1. Pemupukan dasar kolam lele sangkuriang

5 hinga 7 hari setelah pengapuran selesai, selanjutnya kolam ditaburi dengan pupuk organik, yaitu kotoran sapi, kotoran ayam, atau bisa juga kotoran kerbau, gunakanlah kotoran ternak yang sudah lama dan kering sebanyak 300 hingga 500 gram per meter persegi.

  1. Pengaturan dan Pengisian Air Kolam

Pengisian air kolam dilakukan secara bertahap, pengisian air yang pertama dilakukan setelah selesai proses pemupukan, seperti yang sudah disebutkan diatas yaitu sedalam 40 cm, kemudian dibiarkan selama kurang lebih hingga satu minggu atau hingga air kolam berwarna kehijauan, warna kehijauan yang ada pada air kolam tersebut menandakan bahwa fitoplankton sudah mulai tumbuh.

  1. Memilih benih lele sangkuriang

Pastikan kalian membeli bibit ikan lele sangkuriang yang baik, pastikan tidak ada cacat, penyakit pada benih ikan lele tersebut, pilihlah bibit yang benar- benar bagus, sehingga akan menambah nilai point saat kamu ingin membudidayakannya.

  1. Waktu penebaran benih lele sangkuriang

Setelah 7 hingga 10 hari setelah air kolam sudah berwarna kehijauan, maka benih ikan lele siap ditebar, perlu diperhatikan bahwa penambahan air pada kolam dilakukan secara berkala hingga ketinggian ideal yang disesuaikan dengan pertumbuhan si ikan lele tersebut, ketinggian atau kedalaman air kolam untuk ikan lele idealnya adalah 90 hingga 120cm.

  1. Cara menebar benih ikan Lele yang baik agar tidak stres

Penebaran benih secara langsung dapat mengakibatkan benih ikan stres bahkan mati. Berikut ini cara menebar benih ikan lele yang baik dan benar agar ikan tidak stres dan mati ;

  • Masukkan benih ikan lele kedalam air kolam bersama wadahnya
  • Kepadatan benih permeter persegi idealnya adalah 200 hingga 400 ekor
  • Taburkan benih ikan lele sesuai dengan kapasitas kolam, tidak boleh terlalu banyak ataupun terlalu sedikit
  • Saat benih ditebar hendaknya kedalaman air kolam tidak lebih dari 40 cm, tujuannya agar benih ikan dapat menjangkau permukaan air untuk mengambil pakan dan bernafas
  • Biarkan selama kurang lebih 15 hingga 20 menit untuk menyesuaikan suhu air didalam wadah Selanjutnya wadah benih dimiringkan kemudian biarkan benih- benih ikan lele tersebut keluar dengan sendirinya

Selanjutnya hal yang perlu kamu lakukan adalah perhatikan kedalaman pada air kolam, air kolah bisa kamu tambah secara bertahap sesuai dengan umur dan ukuran tubuh si ikan.

  1. Pakan yang baik untuk ikan lele

FCR merupakan singkatan dari (Food Convertion Ratio), yaitu perbandingan jumlah pakan dengan bobot ikan, semakin kecil nilai rasio FCR- nya maka akan semakin baik kualitas pakan tersebut, sebagai contoh:

  • jika pakan yang diberikan sebanyak 1 kg dan menghasilkan bobot ikan seberat 1 kg, artinya nilai FCR pakan tersebut adalah 1.
  • jika pakan yang diberikan sebanyak 2 kg dan menghasilkan bobot ikan seberat 1 kg, artinya nilai FCR pakan tersebut adalah 2.
  1. Cara dan teknik serta waktu yang tepat memberi pakan pada ikan lele

  • Jadwal dan cara pemberian pakan utama

Pakan utama ikan lele berupa pelet yang banyak beredar dipasaran, berikanlah pakan sesuai dengan kebutuhan ikan, jangan berlebihan atau kekurangan dalam memberinya makan, dalam kurun waktu satu hari ikan lele membutuhkan pakan sebanyak 3 hingga 6% dari bobot tubuhnya sendiri.

Dalam satu hari ikan lele sangkuriang dapat kalian beri pakan 4 hingga 5 kali, waktu pemberian pakan yaitu pagi hari, siang, sore dan malam hari.

Ketika ikan lele sangkuriang masih berukuran kecil pakan harus diberikan lebih sering, ketika sore dan malam hari pakan diberikan lebih banyak, karena ikan lele akan aktif pada malam hari, berikanlah pakan ketika ikan lele sedang agresif dalam menyantap pakan dan hentikan jika ikan sudah terlihat kenyang, yaitu ketika ikan lele malas menyantap pakan dan keadaan air mulai tenang.

  • Jenis pakan tambahan dan cara pemberian pakan tambahan

Nah, untuk menghemat pengeluaran biaya untuk pembelian pakan, sebaiknya selain pakan utama ikan lele diberi juga pakan tambahan, seperti keong mas, ikan rucah atau limbah peternakan ayam.

  1. Mengelola dan menjaga kualitas air kolam lele sangkuriang

Jangan biarkan air kolam berbau busuk dan menyengat karena pembusukan dari limbah pakan tersebut, jika dasar pada kolam sudah mulai terlihat kotor oleh sisa pakan, sebaiknya kamu segera bersihkan dan ganti air kolam tersebut.

  1. Cara pengendalian hama dan penyakit lele sangkuriang

Cara pengendalian penyakit pada ikan lele sangkuriang dapat dilakukan dengan menggunakan cara- cara sebagai berikut:

  • Menjaga kebersihan kolam
  • Menjaga kualitas air agar tetap bersih dan sehat
  • Memberi pakan sesuai kebutuhan, tidak boleh lebih dan tidak juga kurang
  • Mempertahankan suhu air kolam pada kisaran 28 derajat celcius
  1. Cara panen ikan lele sangkuriang

Agar ikan lele tidak membuang kotoran pada saat diangkut juga agar ikan dalam keadaan bersih hingga sampai ketangan pembeli, satu hari sebelum ikan lele dipanen, sebaiknya kamu tidak memberi pakan pada ikan- ikan tersebut, serta saat panen, sebaiknya kamu sortir ikan lele sesuai dengan ukurannya, sebab pada setiap ukuran harga jualnya tentu saja juga berbeda- beda.

  1. Ukuran ikan lele sangkuriang siap panen

Ikan lele sudah dapat dipanen pada umur 2,5 bulan atau 3 bulan setelah penebaran benih, ukuran atau bobot pada ikan lele yang sudah siap panen juga bervariasi, tergantung permintaan dari pasar, jika untuk dijual ke warung pecel lele, rumah makan, restoran dan hotel pada umumya ikan lele sudah bisa di panen jika bobot per ekornya antara 125 gram hingga 85 gram atau sekitar 8 hingga 12 ekor perkilogramnya, sedangkan bila pemesanan bertujuan untuk industri abon, ikan lele sudah dapat dipanen ketika memiliki bobot tubuh mencapai 500 gram atau lebih.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 16 Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Tanah Untuk Pemula semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami.

Baca artikel lainnya tentang: