6 Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Baik dan Benar Agar Sukses!

Diposting pada

6 Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Baik dan Benar Agar Sukses! –  Ikan cupang dikenal dengan nama Betta fish atau biasa disebut dalam bahasa inggris Fighting fish, sebelum memulai bisnis ikan cupang, ada baiknya untuk mengenali dan mengetahui berbagai jenis ikan cupang.


Jenis Ikan Cupang

Budidaya Ikan Cupang

Ada banyak beragam jenis ikan cupang yang ada di dunia ini antara lain:

  • Halfmoon (Setengah Bulan)

Cupang ini mempunyai sirip dan ekor yang lebar serta simetris menyerupai bentuk bulan setengah, jenis cupang ini pertama kali dibudidaya diamerika serikat oleh peter goettner pada tahun 1982.

  • Crowntail (Ekor Mahkota) atau serit

Jenis cupang ini pertama kali dibudidayakan oleh seorang peternak cupang bernama A. yusuf yang tinggal didaerah jakarta timur, pada tahun 1997 namun adapula sebagian mengatakan dibudidayakan pertamakali oleh muhammad yamin dari daerah jakarta barat, ciri utamanya adalah sirip dan ekornya yang menyerupai sisir sehingga di namakan serit.

  • Double tail (Ekor Ganda)

  • Plakat Halfmoon

  • Cupang Aduan Atau Cupang Laga

Mempunyai gigi dan sisik yang tajam dan juga kuat serta ekor yang pendek dan sangat agresif.


  • Giant (Cupang Raksasa)

Hampir mirip cupang laga tapi mempunyai ekor dan sirip lebih lebar dan indah, giant cupang raksasa, cupang jenis ini merupakan hasil perkawinan silang antara cupang biasa dengan cupang alam, cupang jenis ini ukurannya bisa mencapai 12 cm.


  • Ikan Cupang Liar

Ikan cupang pada dasarnya adalah ikan liar yang hidup dirawa-rawa bahkan dipersawahan, karena keindahannya dan dapat di adu maka sekarang banyak orang yang membudidayakannya, dan sekarang sudah banyak dipersilang dari berbagai macam cupang dan telah menghasilkan jenis cupang baru.

Cupang aduan banyak varietasnya, gaya tarungnya pun berbeda2, ada yg tipe fighter, dancer, slugher, dsb, rata2 jenis cupang adu berekor pendek, cupang adu tanpa dasi mempunyai keistimewaan nafas lebih panjang dari jenis lain, ciri2 umum cupang adu diantaranya; badannya full pressed body ( ramping-liat), ada cekungan halus dari ujung badan sampai samping perut, sisik kecil2 tebal, bentuk dahi seperti ikan arwana, ring bibir tebal, jari2 sirip ekor halus rapat (jari2 sirip yg besar2 rawan terserang jamur, saat sirip terkoyak/luka), pembawaannya low profile, (santai tapi waspada).


Budidaya Ikan Cupang

Budidaya ikan cupang cukup menggunakan aquarium berukuran minimal 10x15x20 cm, dan lakukan penggantian air 30% – 50% setiap 3 – 7 hari, kunci utama dalam perawatan adalah kualitas air dan pakan yang benar karena hal ini berakibat langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan.


Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Untuk membedakan cupang jantan dan cupang betina sangat mudah.

Ikan Cupang Jantan:

  • Ikan cupang jantan memiliki warna sangat terang dan cerah.
  • Tubuhnya lebih besar, kecuali ikan ini masih anakan.
  • Ekor dan siripnya lebih panjang
  • Gerakannya yang sangat agresif baik terhadap cupang jantan maupun cupang betina.

Ikan Cupang Betina:

  • Cupang betina memiliki warna pudar dan tidak menarik
  • Tubuhnya relatif lebih kecil dengan perut agak buncit
  • Ekor dan siripnya pendek meskipun ikan itu telah dewasa
  • Gerakannya relatif lebih lamban dibanding yang jantan

Proses Perkawinan

Ikan cupang hias jantan memiliki ciri-ciri khusus yaitu warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik atau kusam dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.

Ciri ikan jantan untuk dipijahkan :

  • Umur ± 4 bulan
  • Bentuk badan dan siripnya panjang dan berwarna menarik.
  • Gerakannya agresif dan lincah.
  • Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit).

Ciri-ciri ikan betina untuk dipijahkan:

  • Umur telah mencapai +- 4 bulan
  • Bentuk badan membulat menandakan siap kawin.
  • Gerakannya lambat.
  • Sirip pendek dan warnanya tidak menarik.
  • kondisi badan sehat.

Pemijahan

  1. Siapkan pasangan yang akan dikawinkan dan siapkan 1 pasang lagi sebagai pasangan cadangan apabila tidak berjodoh, ( usahakan itu merupakan jantan dominan dan induk dominan serta keduanya harus sudah cukup umur dan berada pada kondisi yang sehat )
  2. Beri makan pasangan tersebut 2 kali sehari dengan pakan hidup atau beku seperti jentik nyamuk/cuk, kutu air, atau blood worm, hindari pemberian cacing rambut pada ikan betina khususnya bagi yang hendak dipijahkan karena berdasarkan pengalaman sering kali dapat menyebabkan ikan betina sulit bertelur.
  3. Letakkan cupang jantan dan betina kedalam wadah yang berdampingan atau letakkan betina kedalam botol kemudian masukkan ketempat jantan bersama botol tersebut agar mereka dapat saling melihat, biarkan mereka diisolasi selama lebih kurang 3 hari.
  4. Tempatkan cupang jantan dan betina dalam wadah yang sama secara langsung dan tidak perlu tahap pengenalan atau perjodohan, karena saya melakukannya begitu juga dan tidak mengalami kecuali salah satu dari cupang itu belum siap kawin maka tidak akan ada telur yang dihasilkan.
  5. Apabila dalam waktu sehari akan ada telur dengan syarat kedua cupang sudah siap kawin, saya menuliskan ini sesuai dengan hasil budidaya saya sendiri dan jika dalam waktu 3 hari belum ada telur maka pisahkan betina dari tempat jantan, karena ini menunjukan kalau mereka belum siap kawin.

Persiapan Wadah Pemijahan

  1. Kalian dapat menggunakan wadah berupa aquarium, gentong atau ember atau baskom plastik sebagai tempat pemijahan, jangan gunakan tempat yang terlalu lebar.
  2. Isi dengan air yang telah diendapkan dengan kedalaman antara 5 s/d 10 cm, 4 sampai 5 inches, ini dimaksudkan agar suhu air didasar tidak terlalu dingin, memudahkan si jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa, suhu yang dibutuhkan antara 21 hingga 31 derajad Celcius, untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajad Celcius.
  3. Siapkan media pijah (substrat) bisa berupa tanaman air seperti Java Moss, daun ketapang kering, potongan styrofoam atau serabut rafia atau lembaran plastik bening tempat si jantan membuat busa/sarang untuk meletakkan telur, biasanya sering menggunakan plastik bening dengan pertimbangan karena bisa memonitor telur dengan melihat dari bagian atas, tidak membusuk, tidak tenggelam dan relatif lebih bersih, ukuran plastik cukup 10×15 cm, atau 10×10 cm, saja.
  4. Jangan lupa beri sedikit garam ketempat dimana akan dilakukan pemijahan , hal ini dilakukan karena untuk meminimalkan tumbuhnya jamur yang dapat menyerang ikan cupang kita.

Cara Mengawinkan Ikan Cupang

Indukan jantan yang matang warna siripnya terlihat lebih cerah dan pada induk betina perutnya terlihat membuncit dan secara transparan kita dapat melihat telur pada saluran pengeluarannya.

  1. Masukan jantan terlebih dahulu kewadah pemijahan yang telah disiapkan kemudian biarkan selama 2 hari agar jantan merasa nyaman ditempat baru tersebut.
  2. Masukkan betina dalam botol secara perlahan kedalam wadah pemijahan, ini dimaksudkan agar si betina tidak mengganggu jantannya membangun sarang dan agar mereka saling memandang dan melihat apakah mereka “berjodoh” satu dengan yang lainnya.
  3. Dalam tempo antara 2 hingga 8 jam si jantan akan membangun busa pada substrat yang akan digunakan sebagai tempat bercumbu dan bulan madunya, sarang dibuat oleh sijantan dengan cara mengambil gelembung udara dari permukaan dan melepaskannya dibawah permukaan daun atau tanaman air yang mengapung dipermukaan air, apabila betina tertarik dengan sijantan dan siap untuk dikawinkan dapat dilihat pada tanda berbentuk vertical melintang ditubuhnya dengan warna gelap, tapi jangan terburu-buru untuk mencampur keduanya, biarkan pada tempatnya masing- masing selama 1 hingga 2 hari.
  4. Lepaskan betina pada sore keesokan harinya.
  5. Si jantan akan segera mendekati dan merayu si betina sambil mengembangkan sirip-siripnya seperti layaknya hendak bertarung, ini merupakan hal yang lumrah dan merupakan naluri mereka untuk menunjukkan bahwa mereka sangat kuat dan akan menghasilkan anak-anak yang juga kuat agar dapat survive di alam bebas.
  6. Saat pemijahan tubuh jantan akan melilit dan menyelubungi tubuh induk betina membentuk huruf u dengan ventral saling berdekatan sampai betina mengeluarkan telur yang segera dibuahi oleh sperma jantan, kemudian telur akan berjatuhan kebawah kemudian diambil oleh jantan dengan mulutnya untuk diletakkan disarang busa, proses pemijahan ini bisa berlangsung selama berjam-jam dan dengan proses yang berulang-ulang, dan merupakan ritual yang sangat menarik untuk dilihat.
  7. Aktifitas pemijahan berakhir dapat diketahui dengan tanda-tanda jantan mengusir betina agar menjauh dari sarang busa.
  8. Usai aktifitas pemijahan selesai segera angkat induk betina dan letakkan di aquarium pengobatan dengan diberikan metylene blue atau pomate untuk pengobatan luka-luka akibat pemijahan, dan dapat dikawinkan lagi setelah 3-4 minggu, selanjutnya tugas menjaga telur dan merawat bayi diambil alih oleh si jantan.
  9. Apabila selama 3 hari si jantan tidak membuat sarang busa atau si betina tidak mau bertelur segera angkat dan gantikan dengan pasangan cadangan.
  10. Ulangi proses diatas dengan pasangan pengganti/cadangan.
  11. Telur-telur yang fertile akan menetas setelah satu hari pada suhu berkisar 24 derajat Celcius, dan 2 hari kemudian akan terlihat burayak seukuran jarum dengan warna kehitaman.
  12. Bila burayak telah dapat berenang bebas indukan jantan dapat segera diangkat dan tempatkan pada aquarium pengobatan/karantina, setelah 7 hari indukan jantan telah siap untuk dikawinkan lagi, perlu diingat bahwa bettas tidak akan pernah kawin dengan pasangan yang bukan pilihannya jadi kalian tidak bisa memaksa mereka untuk kawin seperti siti nurbaya.

Pembesaran

Sampai burayak umur 3-4 hari tidak perlu diberi makan karena adanya cadangan kuning telur atau egg yolk dalam tubuhnya, pembesaran burayak tidak sesulit seperti yang kita bayangkan asal kita mengetahui cara-caranya dan itu merupakan tantangan tersendiri bagi para breeder.

  1. Menaruh tanaman air pada wadah pemijahan akan berguna dalam menyumbangkan sedikit infusoria secara alami buat burayak.
  2. Ketika burayak sudah dapat berenang dengan bebas otomatis naluri alamiahnya akan berburu untuk mencari makan, dan secara naluri pula mereka dengan atraktif akan menyerang sesuatu yang bergerak.
  3. Ketika burayak berumur satu minggu dapat diberikan vinegar eel, dan gerakannya sudah disukai serta menarik minat burayak dan bentuknya yang sangat kecil cukup pas untuk burayak memakannya, kalian dapat juga memberi makan burayak dengan infusoria, rotifera atau micro worms.
  4. Setelah burayak berumur seminggu dapat diberikan pakan kutu air saring atau BBS (Baby Brine Shrimp)/Artemia yang telah dikultur.
  5. Pemberian kutu air dan artemia dapat dilanjutkan hingga burayak berumur 4 minggu, dan dapat juga dicampur atau divariasi dengan cacing tubifex sp, chironomus sp, ataupun vinegar eels karena pertumbuhan burayak sering kali tidak sama.
  6. Pada umur 5 minggu burayak siap untuk dilakukan pendederan atau dipindahkan ketempat yang lebih besar ataupun kolam, pada saat ini porsi pemberian pakan lebih banyak dan dilakukan penggantian air secara kontinyu.
  7. Pada saatusia 5 hingga 7 minggu, burayak mulai terbentuk organ labyrinth nya dan mereka mulai menuju permukaan untuk bernafas atau mengambil oxygen langsung dari udara.
  8. Setelah lewat umur 7 minggu pemberian diet makanan mulai variatif, jentik nyamuk, kutu air dan bloodworm.
  9. Lakukan penggantian air sebanyak 30% dengan cara siphon atau membuka drain/valvenya, sekaligus membersihkan kotoran dan sisa pakan yang ada didasar, kemudian tambahkan air baru yang telah diendapkan secara lembut, kemudian ketika berumur dua minggu naluri bertarung sudah mulai tampak dan penggantian atau penambahan air baru atau bersih akan merangsang aktivitas hormonal ikan yang mengarah kepada agresivitasnya, untuk meminimize pertarungan gunakan tempat atau space yang lebih besar atau dapat juga meletakkan tanaman air hidrilla atau dapat juga menggunakan serabut rafia untuk menghindari pertemuan langsung yang berakibat timbulnya pertarungan.
  10. Umur 7 hingga 8 minggu mulai dapat disortir jantan atau betina.
  11. Umur 10 hingga 12 minggu dapat disortir berdasarkan grade A, B, atau C, pisahkan mereka karena masing-masing memiliki nilai jual yang berbeda.
  12. Pilih anakan yang kwalitas baik atau super, dan diletakkan mereka dalam aquarium terpisah (soliter), gunakan aquarium berukuran minimal 15x15x20 cm, dan lakukan penggantian air 30% – 50% setiap 3–7 hari, kunci utama dalam perawatan adalah kwalitas air yang baik dan pakan yang baik, karena hal ini berakibat langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan.

Makanan Ikan Cupang

Makanan Ikan Cupang dibagi menjadi 2 bagian, yaitu pakan alami dan pakan buatan

Pakan Alami

  • Infusoria

Infusoria merupakan jasad renik yang berukuran sangat kecil, hanya sekitar 0,045-0,1 mm dan merupakan pakan alami yang baik untuk anak ikan cupang pada awal kehidupannya.

  • Kutu Air

Pada dasarnya kutu air diambil dari air yang tergenang, hidupnya berkoloni dan berwarna merah, kutu air merupakan makanan yang paling baik diberikan kepada anakan cupang yang sudah menetas setelah kurang lebih 5 hari dan selain itu ikan cupang yang telah dewasa juga menyukai kutu air jadi baik juga diberikan kepada ikan cupang yang sudah dewasa.

Kutu air memiliki sangat banyak protein yang diperlukan oleh anak-anak cupang oleh karena itu saya sangat merekomendasikan jika anakan cupang diberikan kutu air sebisa mungkin, dan jika memang tidak ada maka gunakan bahan makanan alternatif yang sudah pernah saya tulis sebelumnya yaitu steam egg atau kuning telur.

  • Jentik Nyamuk

Jentik nyamuk juga biasanya diambil dari air yang tergenang, baik itu selokan dan sebagainya, untuk burayak cupang adu yang berumur 3-4 bulan biasanya diberikan jentik nyamuk yang halus, selanjutnya pemberian jentik nyamuk dilakukan secara teratur agar ikan cupang tidak berkembang terlalu cepat, pemberian pakan yang paling tepat antara pukul 07.00 -08.00 dan pukul 16.00 -17.00.

  • Frozen Red Blood Worms atau Cacing Merah Beku

Frozen red bood worms atau cacing merah beku merupakan makanan lain yang dapat dicerna oleh ikan cupang, selain makanan ini mudah dicerna oleh cupang, makanan ini pula gampang didapat di toko – toko ikan terdekat dan dengan harga yang berkisar Rp5.000 – Rp10.000.

Cara penyajiannya juga mudah, sebelum diberikan ke ikan cupang ambil sesuai dengan takaran saji yang akan kita berikan ke cupang, setelah itu kita celupkan ke air yang sudah diisi pada wadah plastik dengan tujuan untuk mencairkan bongkahan es kecil yang menempel di cacing merah tersebut dan untuk menghilangkan rasa dingin pada cacing agar mudah dikonsumsi oleh ikan cupang dan ini juga dapat meminimalkan kita untuk menjaga agar air agar tetap bersih dan tidak kotor dengan cepat, setelah diperkirakan tidak dingin lagi, maka cacing tersebut siap diberikan kepada cupang kita,

  • Red Water Worms atau Cacing sutra

Jenis makanan ikan cupang yang satu ini sangat bagus untuk mempercepat pertumbuhan ikan cupang dan membentuk ikan cupang kedalam bentuk yang sempurna, type makanan yang satu ini adalah type makanan yang alami dan dibalik keunggulannya tersebut cacing sutra ini memiliki kelemahan yaitu membuat air ikan menjadi lebih cepat kotor dari biasanya usahakan  sebelum memberikan makanan ini ke ikan cupang kita dan alangkah baiknya dibilas terlebih dahulu agar ikan cupang bisa terhindar dari serangan penyakit seperti penyakit perut pada ikan cupang.

  • Steam Egg atau Telur kukus

Pada dasarnya makanan ini hanya ditujukan kepada anak ikan cupang saja tapi ini juga merupakan makanan yang bisa diberikan kepada cupang yang sudah dewasa.

  • Yolk atau Kuning Telur

Masih tetap pada makanan yang diberikan pada anakan ikan cupang, kuning telur diberikan ke anak cupang yang sudah berumur kurang lebih 5 hari setelah penetasan sebagai makanan pengganti bila sulit mendapatkan kutu air.

  • Artemia

Artemia adalah bahan pakan terakhir yang dapat saya beritahukan kepada para pembaca blog saya, pemberian artemia kepada cupang harus sesuai dengan takaran dan jangan terlalu banyak karena bisa menyebabkan kematian ikan cupang dan artemia adalah makhluk hidup yang habitatnya dilaut, oleh karena itu sebelum memberikan ikan cupang kita makan artemia, usahakan di bilas terlebih dahulu agar kadar garamnya tidak terlalu banyak.


Pakan Buatan

Pada kenyataanya pakan buatan tidak layak diberikan untuk burayak, anak ikan maupun cupang adu muda, namun pakan buatan ini dapat menjadi alternatif saat pakan alami sulit ditemukan, biasanya hal ini terjadi pada saat musim kemarau.

Memberikan pakan ikan biasanya dilakukan 2-3 kali sehari dan usahakan ikan mrnghabiskan pakan dalam waktu 10-15 menit, cupang adu yang di pelihara harus dibatasi naluri makan sampai kenyang, usahakan cupang jangan terlalu kenyang, selain itu usahakan pakan yang diberikan harus habis, karena sisa pakan akan mengotori air yang dapat menyebabkan cupang adu terjangkit penyakit


Kandungan Nutrisi Makanan Yang Dibutuhkan Ikan Cupang

Di tempat penangkaran atau pemeliharaan seperti akuarium atau kolam, kebutuhan gizi ikan cupang harus dipenuhi penangkar atau pemeliharanya, zat gizi yang dibutuhkan ikan antara lain protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin kemudian salah satu zat yang harus tersedia untuk ikan cupang adu dan ikan hias adalah protein.

  • Protein yang dibutuhkan minimal 45% protein.
  • Lemak dibutuhkan untuk metabolisme energi dan memperbaiki struktur sel di dalam tubuhnya.
  • Karbohidrat dibutuhkan sebagai sumber energi.
  • Mineral terdiri dari 22 macam
  • Mineral utama sebanyak 7 macam yaitu:

fosfor (P), kalsium (Ca), kalium (K), natrium (Na), klorin (Cl), magnesium (Mg), sulfur (S).

  • Mineral tambahan sebanyak 15 macam:

besi (Fe), seng (Zn), tembaga (Cu), mangan (Mn), iodin (I), fluorin (F), kobalt (Co), molibdenum (Mo), selenium (Se), kromium (Cr), nikel (Ni), tin (Sn), silikon (Si), vanadium (V), arsen (As).


Makanan Anakan Ikan Cupang Yang Mudah di Dapat

Tetapi tenang, ada pakan alternatif yang cocok untuk anak cupang, kalau agan dikota, atau dekat kota, coba saja cari pakan pabrikan kek gambar dibawah ini:

Merknya, “Health Fish”, gan, ada beberapa merk sih, komposisi dan kandungan gizinya juga rada- rada sama, intinya terdapat gambar cupang, goopy dan ikan tetra. Nah, cara memberikan kepada anak cupang adalah dengan dihaluskan, sehalus mungkin.

Jangan berlebihan, karna bisa berefek pada air cupang, selain yang diatas, cacing kering juga bisa, cacing kering namanya tubiflex tanya aja di toko ikan hias, cara pemberiannya juga dihaluskan.


Alternatif Lain Pakan Anak Ikan Cupang

Kita bisa memancing pakan alami untuk cupang, buatlah tempat yang besar, jauh hari sebelum ikan akan menetas, isi dengan air secukupnya, jangan terlalu tinggi atau dalam, volumenya, karna ntar anak cupang akan di letakan didalamnya.

Sediakan, kira-kira, seminggu sebelum cupang dikawinkan, ntar, nyamuk akan bertelur didalamnya, setelah menetas, bayi-bayi jentik akan menjadi pakan anak cupang, kalau tempatnya cukup besar, kita tidak perlu lagi memberi pakan kepada anak cupang dan anak-anak jentik nyamuk cukup untuk pembesarannya.


Cara Memilih Ikan Cupang Yang Baik

Yang harus perhatikan adalah SSWM yaitu (sirip , sisik , warna , mental).

  • Sirip

di ikan cupang terdapat 5 sirip yaitu -sirip atas:

  • sirip bawah.
  • sirip belakang.
  • sirip untuk berenang.
  • sirip dasi (dibawah kepala).
  • yang harus diperhatikan hanya 3 yaitu tulisan yang berwarna biru , nah tiga sirip itu haruslah saling menutup celah.

  • Sisik

Dari sisik kita bisa tahu ingin membeli ikan setua apa, contoh : jika kalian ingin membeli ikan kontes atau sebagai hiasan kalian harus membeli ikan yang masih muda tapi jangan terlalu kecil, caranya dengan melihat seberapa besar sisik ikan tersebut semakin kecil sisiknya maka semakin muda pula ikan tersebut, jika kalian ingin membeli indukan atau peternak kalian harus memilih ikan yang sudah cukup umur, karena biasanya ikan yang telah cukup umur memiliki pengalaman dalam mengurus burayak atau anakan cupang, jadi kalian harus melihat seberapa besar sisiknya semakin besar maka semakin tua ikan tersebut.


  • Warna

sebenarnya masalah warna ini tidak ada pemilihan warna khusus jadi para penghobis bisa memilih warna sesuai kesukaan , tetapi ada poin untuk memilih warna indukan yang bagus dengan melihat apakah di badan ikan ter sebut ada belang cacat atau warna lain selain warna ikan sebagian besar nya.


  • Mental

mental pasti para penghobis cupang sudah tau karena ikan cupang memiiki mental ptarung mental ini cukup penting dalam kontes,berternak , maupun hiasan  dalam kontes jika mental ikan cupang loyo atau cemen walupun sirip warna dan badannya bagus pasti akan kalah karena jika mental ikan loyo pasti dia tidak mau ngedok atau merong dan apalah, pada saat proses ngedok maka ikan cupang akan dapat melebar kan sirip nya maka akan terlihat keindahannya, dalam berternak jika ikan cupang jantan tidak memiliki mental yang bagus maka ikan cupang jantan tidak bisa memaksa ikan betina kawin dengannya jadi tidak akan berhasil kalo mental nya loyo.


Pemasaran Ikan Cupang

Pembeli ikan cupang berasal dari pecinta ikan cupang serta pedagang dan eksportir ikan cupang, untuk yang terakhir ikan cupang harus memiliki kualitas yang bagus, untuk pemula bisa menawarkan ikan pijahan ke toko-toko ikan hias atau pedagang ikan hias.

Model penjualan lain bisa memanfatkan web/blog sebagai media penjualan online ikan cupang, dengan modal kecil kita bisa mengisi waktu luang kita dengan bisnis ikan cupang yang cukup menguntungkan.


Prospek Bisnis Ikan Cupang

Dalam bisnis ikan cupang dapat dilakukan dengan membudidayakan ikan cupang, menyortir anakan ikan cupang yang berkualitas baik dan menjualnya ke berbagai tempat, cupang berkualitas baik akan berharga cukup mahal, biasanya ini akan diikutkan dalam berbagai macam kontes.

Untuk memulai bisnis ikan cupang yang perlu dipersiapkan adalah membeli Indukan ikan cupang yang baik dan menyiapkan sarana pemeliharaannya.

Ikan cupang yang baik adalah ikan cupang yang sehat dan berwarna cerah, ciri tingkah laku cupang sehat selain warnanya cerah sirip dan ekornya selalu di kibar-kibarkan atau selalu mengembangkan ekoranya ketika di dekatkan dengan ikan cupang lainnya jadi dengan kata lain ekor dan siripnya tidak kuncup terus, usia indukan cupang siap pijah kurang lebih 6 bulan.

Harga indukan cupang pun bervariasi dan anggap saja kita membeli sepasang ikan cupang dengan modal 20 ribu, dari satu pasang ikan cupang ini mampu menghasilkan anakan 500 sampai 700 ekor, dengan harga anakan cupang sekitar 2000 rupiah sampai 5000 rupiah bisa dihitung keuntungan bisnis ini.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 6 Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Baik dan Benar Agar Sukses! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami.

Baca juga artikel lainnya tentang: