11 Jenis Ikan Kerapu Yang Banyak Disukai Masyrakat Indonesia

Diposting pada

11 Jenis Ikan Kerapu Yang Banyak Disukai Masyrakat Indonesia – Ikan kerapu merupakan ikan yang terkenal dengan sebutan groupers dan merupakan salah satu komoditas dari perikanan yang mempunyai peluang baik. Untuk dipasarkan kepada domestik maupun pasar internasional yang mempunyai nilai jual cukup tinggi. Eksport ikan kerapu melaju pesat sebesar 350% yaitu dari 19 ton pada tahun 1987 menjadi 57 ton pada tahun 1988.

Produksi ikan kerapu pada saat ini masih relatif rendah, sehingga menyebabkan harga jual kerapu juga masih cukup mahal dibandingkan dengan keadaan mati. Harga ikan kerapu bebek (chmoreleptis altivelis) di tingkat produsen atau pengusahaan kja mencapi rp 400.000 per kilogram, sedangkan kerapu  (ephinephelus ) rp 130.000 per kilogram. Rendahnya produksi kerapu disebabkan oleh masih tingginya penangkapan langsung dari laut yang bisa menggunakan alat tangkap kail, yaitu hand line dan longline.

Alat tangkap ini hanya bisa satu per satu sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan kerapu dalam jumlah besar. Selain itu jumlah kerapu di laut juga semakin berkurang karena terjadi over fishing di beberapa daerah dan penggunaan bahan peledak serta potasium sianida yang mengakibatkan anak-anak kerapu yang belum layak tangkap mati. Penangkapan dengan menggunakan cara tersebut akan menyebabkan ikan mati. Karena permintaan pasar luar negeri maupun dalam negeri lebih banyak menginginkan kerapu dalam keadaan hidup.

Permintaan jenis kerapu  di pasaran internasional terus meningkat sehingga untuk keperluan ekspor cukup tinggi dibandingkan jenis kerapu lainnya. Informasi dari salah satu perusahaan swasta yang mengekspor berbagai jenis ikan ekonomis penting menjelaskan, bahwasanya permintaan untuk jenis kerapu berkisar antara 4.000 kg/hari.


Klasifikasi Ikan Kerapu

  • Phylum : chordata
  • Sub phylum  : vertebrata
  • Class : osteichtyes
  • Sub class  : actinopterigi
  • Ordo  : percomorphi
  • Sub ordo : percoidea
  • Family : serranidae
  • Sub family : epinephel inae
  • Genus : epinephelus /cromileptes / variola/plectropomus,
  • Spesies : (epinephelus fuscoguttatus)

Morfologi Ikan Kerapu

Bentuk tubuh pipih, yaitu lebar tubuh lebih kecil dari pada panjang dan tinggi tubuh. Rahang bagian atas dan bawah dilengkapi dengan gigi yang lancip dan kuat. Mulut lebar, serong ke atas dengan bibir bawah yang sedikit menonjol melebihi bibir atas. Sirip pada ekornya berbentuk bundar, sirip punggung tunggal dan memanjang yang mana pada bagian jari-jari keras kurang lebih sama dengan jari-jari lunak.  Posisi sirip perut berada dibawah sirip dada. Badan ditutupi sirip kecil yang bersisik stenoid.

Ikan kerapu genus aethaloperca merupakan monotipik yang tediri atas satu spesies yang memiliki beragam warna, yakni coklat gelap, tubuh melebar, sirip dada tidak simetris, sirip punggung terdiri atas 9 jari-jari keras, sirip ekor tegak. Ikan kerapu genus anyperodon merupakan monotipik, warna abu-abu sampai abu-abu kecoklatan, bintik coklat pada kepala, tidak ada gigi pada langit-langit, kepala dan tubuh panjang, tebal badan 11-15 % dari panjang standard dan 3 hingga 4 kali dari panjang kepala serta sirip bundar.

Ikan kerapu genus cephalopholis terdiri atas: warna gelap, yaitu cokelat kemerahan sampai cokelat tua dan warna terang, yaitu merah kecokelatan sampai merah atau kuning atau jingga, panjang standard 2,2 – 3,1 kali dari panjng kepala, rahang pada ikan dewasa dilengkapi dengan bonggol, sirip ekor berbentuk bundar. Ikan kerapu genus epinephelus tubuh ditutupi oleh bintik-bintik berwarna cokelat atau kuning, merah atau putih, tinggi badan pada sirip punggung pertama biasanya lebih tinggi dari pada sirip dubur, sirip ekor berbentuk bundar.

Ikan kerapu genus plectropomus warna gelap bergaris yang menyerupai pita dan tidak bergaris, warna tubuh agak putihan. Siripnya berwarna kuning, tulang sirip dubur lemah, panjang standard 2,8 hingga 3,1 kali dari panjang kepala serta sirip ekornya tegak. Dan yang terakhir ikan kerapu dari genus variola warna tubuh ditutupi oleh bintik merah, sirip ekor berwarna putih tipis pada bagian pinggir, panjang standard 2,5 – 2,8 kali dari panjang kepala, sirip ekor berbentuk sabit.


Siklus Hidup, Reproduksi dan Kematangan Gonad

Ikan kerapu merupakan jenis ikan bertipe hermaprodit protogini, dimana proses diferensiasi gonadnya berjalan dari fase betima ke fase jantan atau ikan kerapu ini memulai siklus hidupnya sebagai ikan betina kemudian berubah menjadi ikan jantan. Proses perubahan jenis kelamin pada ikan kerapu sangat erat hubungannya dengan aktivitas pemijahan, umur, indeks kelamin dan ukuran.

Ikan kerapu jenis epinephelus diacantus kecendrungan perubahan kelamin terjadi selama tidak bereproduksi, yaitu antara umur 2 hingga 6 tahun, akan tetapi perubahan terbaik terjadi antara 2 hingga 3 tahun. Ikan kerapu merah epinephelus akaara untuk jenis ikan betina ukuran berat 500 gram, panjang 26 cm dan untuk ukuran berat jenis kerapu jantan mencapi 1000gr dan ukuran panjangnya 34cm. Sedangkan untuk ikan kerapu lumpur epinephelus tauvina jenis kelamin betina beratnya dapat mencapai 3 hingga 4 kg dan panjang 45 cm, sedangkan jenis kerapu jantan ukuran panjangnya 65 cm.

Kebiasaan makan kerapu dapat dilihat dari isi perutnya. Isi perut kerapu yang masih kecil atau muda didominasi krustacea (udang-udangan dan kepiting) sebanyak 83% serta ikan-ikanan sebanyak 17%. Semakin besar, isi perutnya didominasi oleh ikan-ikanan. Jenis udang-udangan yang banyak dijumpai di perut kerapu adalah udang krosok (parapeneus sp.), udang jerbung (penaeus marguiensis), dan udang dogol (metapenaeus sp.).

Sementara itu, untuk jenis ikan-ikanan yang digemari kerapu adalah belanak (mugil sp.), ikan teri (stelopterus sp.), tembang (sardinella sp.), beronang (siganus sp.), cumi-cumi (lolligo sp.) Dan jenaha (lutjanus sp.). Karena makanannya itulah kerapu termasuk kedalam jenis hewan karnivora dengan kandungan protein yang cukup tinggi.


Makanan Ikan Kerapu

Kerapu mempunya kebiasaan makan pada pagi hari sebelum matahari terbit dan pada waktu matahari menjelang terbenam. Apabila kerapu dalam keadaan lapar maka akan menghadap ke atas dan matanya bergerak-gerak seolah-oleh siap memangsa. Biasanya kerapu akan memangsa dan langsung menyergapnya. Kerapu jarang mengonsumsi makanan yang telah jatuh ke dasar perairan walaupun dalam keadaan sangat lapar.


Jenis- jenis Ikan Kerapu

Klasifikasi Ikan Kerapu Macan

Ikan kerapu memiliki bentuk tubuh yang rendah, moncong panjang agak pipih, maxillary yang lebar pada bagian luar mata serta bintik di bagian kepala. Badan dan sirip ikan kerapu berwarna putih cokelat. Tidak semua jenis ikan kerapu memiliki ciri yang sama, walaupun kebanyakan terlihat hampir mirip.

  • Kerapu Kerang

Ikan kerapu kerang sering disebut dengan giant grouper. Nama tersebut diberikan karena ukuran dari ikan kerapu jenis ini yang di atas rata-rata. Karakteristik dari ikan ini adalah tubuh berwarna kuning serta terdapat bulatan hitam pada setiap siripnya.


  • Kerapu Macan

Ciri khas dari ikan kerapu jenis ini adalah sisinya yang mengkilap serta warna tubuh yang mirip seperti macan tutul. Corak dari ikan kerapu ini juga mirip seperti terumbu karang, sehingga mudah baginya untuk melakukan kamuflase dengan tujuan untuk menangkap mangsa.


  • Kerapu Tikus

Ikan kerapu tikus memiliki nama lokal sesuai negaranya, seperti di australia, ikan ini diberi nama barramundi cod, di jepang namanya sarasa-hata dan di philipina, lau-lapu senorita. Ciri ikan kerapu ini adalah permukaan tubuhnya berwarna putih keabuan serta bagian kepala menyerupai tikus. Ikan ini termasuk ikan kerapu yang paling banyak di budi dayakan oleh nelayan karena ikan kerapu ini memiliki harga yang lumayan mahal.


  • Kerapu Batik

Ciri ikan kerapu ini ialah warna tubuh dan siripnya kecoklatan pucat. Warnanya yang unik membuat ikan ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Ikan kerapu batik dikenal memerlukan waktu perawatan hingga pemanenan selama 8 bulan.


  • Kerapu Kertang

Ikan kerapu ini hidup di terumbu karang hingga kedalaman 125 meter dari permukaan air serta dapat bertahan hidup di ekosistem muara. Ikan ini juga banyak ditemukan di perairan indonesia.


  • Kerapu Catang

Ikan kerapu jenis ini merupakan hasil persilangan dari ikan kerapu macan dan kerapu kertang. Ciri dari ikan ini adalah memiliki warna kulit yang cokelat kehitaman dengan garis melintang di tubuhnya. Di dalam mulut ikan ini dilengkapi dengan gigi-gigi yang berderet dua baris, dengan ujung gigi yang lancip dan kuat.


  • Kerapu sunuk

Kerapu sunuk juga biasa disebut dengan ikan kerapu merah. Ikan ini memiliki warna kulit merah dengan bintik-bintik biru berwarna gelap pada pinggirannya. Jenis ikan kerapu ini dikenal cukup langka, karena sulit ditemukan dan susah untuk dibudidayakan. Akibatnya, ikan ini memiliki harga yang sangat mahal.


  • Kerapu Lumpur

Ikan kerapu lumpur hidup di terumbu karang dan muara laut yang berlumpur. Ikan kerapu ini sangat mudah ditemukan, karena termasuk mudah dibudidayakan.


  • Kerapu Muara

Nama lain ikan kerapu muara adalah ikan kerapu balong. Habitat ikan kerapu muara adalah dekat dengan pantai seperti hutan bakau, terumbung karang dan laut dangkal.


  • Kerapu Kustang

Ikan kerapu kustang merupakan ikan kerapu hasil persilangan antara ikan kerapu kertang dan ikan kerapu tikus. Harga ikan kerapu kustang tergolong mahal, karena memiliki rasa daging yang enak sehingga banyak orang menyukainya.


  • Kerapu Cantik

Ikan kerapu cantik adalah hasil persilangan antara ikan kerapu macan dan ikan kerapu batik. Ikan ini juga tergolong ikan kerapu yang mudah dibudidayakan serta sangat menguntungkan. Menurut pembudidaya, ikan juga termasuk ikan kerapu yang paling cepat masa panennya, harganya juga cukup terjangkau bagi masyarakat sehingga permintaannya cukup banyak.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 11 Jenis Ikan Kerapu Yang Banyak Disukai Masyrakat Indonesia semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare :).

Baca juga artikel lainnya tentang: