6 Fakta Ikan Tuna dan Jenisnya!

Diposting pada

6 Fakta Ikan Tuna dan Jenisnya! – Tuna merupakan ikan laut pelagik yang termasuk bangsa thunnini, terdiri dari beberapa spesies dari famili skombride, terutama genus thunnus. Ikan ini merupakan perenang handal (pernah diukur mencapai 77 km/jam). Tidak seperti kebanyakan ikan yang mempunyai daging berwarna putih, daging tuna berwarna merah muda sampai merah tua.

Hal ini dikarenakan otot tuna lebih banyak mengandung myoglobin dari pada ikan yang lainnya. Beberapa spesies tuna yang lebih besar, seperti tuna sirip biru atlantik (thunnus thynnus), dapat menaikkan suhu darahnya di atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Inilah yang menyebabkan mereka dapat hidup di air yang lebih dingin dan juga dapat bertahan dalam kondisi yang beragam. Kebanyakan bertubuh besar, tuna merupakan ikan yang mempunyai nilai komersial tinggi.

Tuna mempunyai bentuk tubuh yang sedikit banyak mirip dengan torpedo, disebut fusiform, sedikit memipih di sisi-sisinya dan dengan moncong meruncing. Sirip pada punggung pertama berukuran relatif kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua. Di belakang sirip punggung dan sirip dubur terdapat sederetan sirip-sirip kecil tambahan yang disebut finlet.

Sirip ekor bercabang dalam (bercagak) dengan jari-jari penyokong menutup seluruh ujung hipural. Pada kedua sisi batang ekor masing-masing terdapat dua lunas samping berukuran kecil yang pada beberapa spesiesnya mengapit satu lunas samping yang lebih besar.

Tubuh ikan tuna kebanyakan barut badan, yakni pada bagian belakang kepala dan disekitar sirip dada yang ditutupi oleh sisik-sisik tebal dan agak besar. Bagian tubuh sisanya bersisik kecil atau tanpa sisik. Tulang-tulang belakang (vertebrae) antara 31–66 buah.

Aspek yang luar biasa dari fisiologi tuna merupakan kemampuannya untuk menjaga suhu tubuh lebih tinggi daripada suhu lingkungan. Sebagai contoh, tuna sirip biru dapat mempertahankan suhu tubuh 75-95°f atau setara dengan 24-35°c, dalam air dingin bersuhu 43°f (6 °c). Namun, tidak seperti makhluk endotermik seperti mamalia dan burung, ikan tuna tidak dapat mempertahankan suhu dalam kisaran yang relatif sempit.

Tuna mampu melakukan hal tersebut dengan cara mengeluarkan panas melalui proses metabolisme. Rete mirabile, jalinan pembuluh vena dan arteri yang berada di pinggiran tubuh, memindahkan panas dari darah vena ke darah arteri. Hal ini akan mengurangi pendinginan permukaan tubuh dan menjaga otot tetap hangat. Hal inilah yang menyebabkan ikan tuna mampu berenang lebih cepat dengan energi yang lebih sedikit.


Klasifikasi Ikan Tuna

morfologi ikan tuna

  • Kingdom : animalia
  • Filum : chordata
  • Sub filum : vertebrata
  • Kelas : teleostei
  • Sub kelas : actinopterygii
  • Ordo : perciforme
  • Sub ordo : scombridei
  • Famili : scombridae
  • Genus : thunnus
  • Spesies : thunnus sp

Di indonesia terdapat dua kelompok jenis ikan tuna berdasarkan ukuran, yaitu tuna besar dan kecil. Ikan tuna besar ini hidup di perairan laut indonesia yaitu tuna maddihang ( thunnus albacares ), tuna mata besar ( thunnus obesus ) tuna albakora ( thunnus alalunga ) dan tuna sirip biru ( thunnas maccayii ).


Morfologi ikan tuna

Ikan tuna madidihang dan tuna mata besar terdapat pada bafian seluruh lautan indonesia. Ikan tuna ini mempunyai ciri dan morfologi yang sangat berbeda – beda ikan tuna madiding ini mempunyai bentuk pipih dan memanjang disertai dengan srip punggung bawah dan atas yang panjang serta mempunyai warna kekuningan. Sedangkan ikan tuna mata besar ini mempunyai sirip punggung atas dan bawah kecil dan mempunyai bentuk lebih besar dibandingkan ikan tuna madidihang serta mempunyai ciri khusus mata besar.

Ikan tuna albakora dan ikan tuna siri biru juga mempunyai ciri dan morfologi yang berbeda diantaranya ikan tuna albakora ini mempunyai sirip pendek dengan sirip pungggung yang menjang hingga pangkal ekor dan juga berbentuk memanjang dan pipih serta bewarna abu – abu keperakan. Sedangkan ikan tuna sirip biru ini mempunyai bentuk mengembung dan jauh lebih besar dibandingkan ikantuna albakora dan mempunyai sirip punggung pendek berwarna kebiruan hingga keseluruhan tubuh.


Fakta ikan tuna

  • Harga terjangkau dan nutrisinya tinggi

Berdasarkan artikel dari kementrian kesehatan ri, nutrisi yang tinggi tidak membuat harga tuna membengkak, harganya tetap terjangkau sehingga ramah untuk semua kalangan. Untuk nutrisinya sendiri ikan tuna mengandung vitamin a, d, b6, b12 dan kaya akan mineral. Ikan tuna juga disebut mengandung omega tiga yang lebih tinggi dari daging ayam dan sapi.


  • Populasi tuna yang melimpah di indonesia

Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa pada tahun 2016 indonesia mengambil bagian dalam memasok tuna sebanyak 16 % dari total produksi dunia. Di indonesia dapat menghasilkan ikan tuna, cakalang dan tongkol lebih dari 1,2 juta ton pertahun. Berdasarkan data kementrian kelautan dan perikanan ri pada september tahun 2018, tuna menduduki urutan kedua setelah udang dengan nilai ekspor tertinggi di indonesia.


  • Ada banyak ikan yang di golongkan sebagai jenis tuna

Nah, ternyata ada banyak ikan yang di golongkan kedalam jenis tuna, beberapa diantaranya seperti ikan tongkol, ikan cakalang, tuna mata besar, albakora, madidihang (yellowfin tuna), tuna sirip biru (bluefin tuna).


  • Tuna mempunyai banyak peminat

Data biro kerjasama antara humas kementerian kelautan dan perikanan yang diterbitkan dalam artikel kementrian kesehatan republik indonesia juga menyebutkan, bahwa ikan tuna dapat menjadi bisnis perikanan yang menguntungkan. Permintaan dunia terhadap ikan tuna cukup cenderung tinggi bahkan cenderung overcapacity. Pemerintah indonesia sudah mendapatkan dukungan dari international pole and line foundation. Sehingga pembelian tuna international yang tergabung didalamnya akan mendapatkan harga super premium.


  • Dengan kandungan gizinya, tuna dapat mengatasi permasalahan gizi di indonesia

Seperti yang telah disebutkan pada poin pertama, kandungan vitamin dan protein yang lengkap serta omega 3 yang lebih tinggi dibandingkan daging dapat menjadikan ikan tuna sebagai alternatif pangan yang lebih terjangkau. Sehingga diharapkan tuna dapat mengatasi permasalahan gizi buruk di indonesia.


  • Pemerintah berkomitmen dalam pengelolaan tuna nasional

Kementrian kelautan dan perikanan ri melakukan pengelolaan tuna agar produksi tuna dapat dilakukan sesuai prosedur, habitat tuna dapat terjaga dan produksi tuna terus berkelanjutan. Pemerintah telah mengeluarkan dokumen harvest strategy framework yang berisi tentang kerangka strategis pemanfaatan ikan tuna. Pengelolaan ini juga di harapkan memberi manfaat untuk  komunitas perikanan tuna, nelayan, serta meningkatkan perekonomian nasional.


Jenis ikan tuna

Diketahui bahwa jenis ikan tuna mempunyai kandungan gizi berupa tinggi akan protein, kaya akan omega-3, mengandung vitamin b3, serta kaya akan mineral. Kandungan gizi pada jenis ikan tuna sangat baik bagi perkembangan otak, kesehatan syaraf, dan jantung. Berikut ini terdapat beberapa jenis ikan tuna yang tersebar diperairan dunia:

  • Ikan skipjack

Skipjack di indonesia lebih dikenal dengan sebutan ikan cakalang. Mereka termasuk jenis tuna terkecil dan paling banyak populasinya. Tubuh mereka ramping tanpa sisik. Pada bagian punggungnya berwarna biru violet, sedangkan bagian bawah atau perutnya berwarna silver dengan 4 hingga 6 pita atau garis gelap.

Cakalang bisa hidup selama 8 – 10 tahun di alam bebas. Tuna ini banyak ditemukan di daerah perairan tropis samudra altlantik, samudra hindia dan pasifik. Jenis ini suka berenang di permukaan saat malam hari dan menyelam hingga kedalaman 850 kaki di siang hari. Cakalang juga merupakan jenis ikan tuna yang sering dijadikan sebagai bahan tuna kalengan.


  • Tuna sirip kuning

Ikan tuna sirip kuning sering disebut juga ikan madidihang dengan nama ilmiah thunnus albacares. Spesies ini perairan pelagik samudra pasifik, hindia, dan atlantik daerah tropis hingga subtropis. Seperti namanya tuna ini mempunyai sirip berwarna kuning.

Sirip bagian punggung dan duburnya panjang dengan warna kuning yang cerah. Warna pada bagian punggung merupakan biru metalik sedangkan bagian perutnya berwarna perak. Bentuk ikan ini seperti torpedo mencapai panjang sekitar 7 kaki dengan berat hingga 230 kg.


  • Ikan tuna albakora

Salah satu jenis tuna berukuran kecil, yaitu sekitar 4 kaki dengan berat hanya 36 kg. Ukuran mereka berada di tengah-tengah antara spesies cakalang dan sirip kuning. Mempunyai nama ilmiah thunnus alalunga.

Tersebar di perairan laut mediterania terutama daerah galapagos, pantai afrika timur, dan segitiga karang yang meliputi perairan indonesia, filipina, hingga kepulauan solomon. Tubuh mereka seperti peluru dengan punggung berwarna biru gelap. Sirip bagian dada sangat panjang dan umur mereka bisa samoai 12 tahun.


  • Tuna mata besar

Spesies ini umumnya mempunyai tubuh yang lebih kecil dari sirip biru, tapi lebih besar dari jenis sirip kuning. Tubuhnya panjang sekaligus ramping dengan punggung berwarna biru tua metalik dan putih pada bagian bawahnya.

Bisa hidup hingga 10 sampai 12 tahun lamanya di alam bebas. Ikan tuna mata besar dapat ditemukan padadaerah tropis hingga subtroppis perairan atlantik, samudra hindia dan pasifik. Thunnus abesus merupakan nama ilmiah dari tuna mata besar. Panjang mereka sekitar 6 kaki dengan berat hingga 200 kg.


  • Ikan bonito

Bonito atau yang nama ilmiahnya sarda sarda merupakan salah satu jenis ikan tuna kecil dalam keluarga tuna. Mereka mirip dengan ikan cakalang dengan daging berwarna gelap pada bonito dewasa dan ternag pada bonito muda. Kandungan lemak ikan tuna bonito cukup sedang dan sering digunakan pada menu katsuobushi.


  • Tuna sirip biru

Ikan tuna sirip biru ermasuk tuna yang berukuran sangat besar dengan berat dapat mencapai 750kg dan panjang 6 hingga 10 kaki. Mereka dapat hidup hingga 40 tahun lamanya di alam bebas. Tuna sirip biru dapat menyelam hingga kedalaman 4000 kaki dan berenang dengan sangat cepat. Jenis ikan una sirip biru termasuk ikan predator yang memangsa ikan lainnya, seperti ikan herring, makarel, hingga belut. Penglihatan mereka sangat tajam menjadikan mereka pemburu yang handal.


  • Ikan tuna tongkol

Dalam keluarga tuna mereka termasuk spesies yang berukuran kecil. Sering juga dijadikan bahan tuna kaleng karena kandungan merkurinya yang rendah.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 6 Fakta Ikan Tuna dan Jenisnya! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: